MUARA SABAK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan instruksi pimpinan tertinggi Korps Adhyaksa. Menghadapi dinamika sosial dan momentum hari raya besar nasional, penguatan integritas serta kemandirian dalam penegakan hukum menjadi harga mati bagi setiap personel di daerah.
Pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Aula Kantor Kejari Tanjung Jabung Timur, Kepala Kejaksaan Negeri, Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran mengikuti agenda Kunjungan Kerja Virtual Jaksa Agung Republik Indonesia secara daring.
Penegakan Hukum yang Tegak Lurus dan Mandiri
Dalam arahannya, Jaksa Agung RI memberikan instruksi tegas bahwa penegakan hukum di seluruh Indonesia harus dilaksanakan secara objektif. Beliau menekankan agar setiap Jaksa tidak terpengaruh oleh tekanan opini publik maupun fenomena “no viral, no justice”. Keadilan harus ditegakkan berdasarkan fakta hukum dan hati nurani, bukan berdasarkan desakan media sosial.
Instruksi Khusus Menjelang Idulfitri 1447 H
Menyambut momentum lebaran, Jaksa Agung memberikan beberapa poin penekanan bagi jajaran di daerah, termasuk Kejari Tanjung Jabung Timur:
-
Berantas Mafia Pangan: Melakukan tindakan tegas terhadap praktik mafia yang mengganggu distribusi dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
-
Kawal Kebijakan Pemerintah: Berperan aktif dalam memastikan program-program strategis pemerintah berjalan tanpa kendala hukum.
-
Integritas dan Pengawasan: Meningkatkan pengawasan internal untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dan menjaga marwah institusi.
-
Pelayanan Publik: Memastikan akses layanan hukum bagi masyarakat tetap berjalan optimal meskipun memasuki masa libur dan cuti bersama.
Komitmen Kejari Tanjung Jabung Timur
Kajari Tanjab Timur, Dr. Beny Siswanto, menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan seluruh poin arahan Jaksa Agung. “Kami di daerah akan memastikan bahwa hukum di Tanjung Jabung Timur tetap tegak lurus. Pengawasan terhadap harga pangan di pasar-pasar lokal juga akan kami pertajam melalui koordinasi dengan stakeholder terkait guna melindungi kepentingan masyarakat jelang Idulfitri,” ujar beliau.







