TANJUNG JABUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) tengah mematangkan rencana pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang akan digelar serentak di seluruh wilayah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanjab Timur Tahun 2025.
Rapat teknis finalisasi operasi pasar ini telah dilaksanakan pada Senin, 29 September 2025, pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati. Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda, Drs. Agus Sadikin, dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda dan instansi terkait, termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari) yang diwakili oleh Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Bella Diatry, S.H., serta Polres Tanjab Timur, Bulog, dan dinas teknis lainnya.
3.300 Paket Sembako Siap Disalurkan
Berdasarkan hasil rapat, total 3.300 paket sembako akan disalurkan di seluruh kecamatan. Setiap kecamatan, kecuali satu, akan memperoleh 280 paket.
- Pengecualian: Kecamatan Sabak Barat mendapat penambahan 500 paket karena menjadi wilayah pendukung utama perayaan HUT Kabupaten.
Setiap paket sembako terdiri dari:
- Beras Premium (5 Kg)
- Gula Premium Kemasan (1 Kg)
- Minyak Kemasan (1 Liter)
Paket tersebut, yang memiliki harga Bulog sebesar Rp112.000, disubsidi sebesar Rp50.000, sehingga harga tebusan oleh masyarakat ditetapkan hanya Rp62.000 per paket.
Jadwal dan Pengamanan Distribusi
Distribusi paket sembako akan dilaksanakan secara bertahap mulai pekan ketiga Oktober 2025:
Penyaluran akan menggunakan kupon yang disebar secara selektif kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan melampirkan KTP dan KK. Guna menghindari pemalsuan, disepakati akan diterapkan kode khusus pada setiap kupon.
Kejari dan Polres Komitmen Awasi Penyaluran
Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran, pihak Kecamatan diminta melakukan penyebaran kupon secara selektif. Kejaksaan Negeri melalui Kasubsi Perdata dan TUN, Bella Diatry, S.H., menegaskan perlunya optimalisasi penentuan jadwal dan tempat, serta sosialisasi kepada masyarakat guna memitigasi risiko penyimpangan.
Sementara itu, Kasat BINMAS Polres Tanjab Timur, Ses Ekowati, S.H., menyatakan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh segala kesepakatan dan akan mengawasi pendistribusian kupon agar disalurkan dengan baik dan benar.
Isu Penyerapan Komoditas Pangan Lokal
Dalam rapat tersebut, juga dibahas isu terkait penyerapan komoditas lokal. Pihak Bulog Cabang Tanjabar menyampaikan bahwa penyerapan beras di Simpang Datuk terkendala pada kualitas yang dinilai tidak memenuhi standar premium, meskipun penyerapan masih dilakukan.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menjelaskan bahwa produksi beras di Simpang Datuk memang sedang melimpah (overload), namun berdasarkan juknis, kualitas padi pascapanen di Tanjab Timur tidak termasuk kualitas premium, yang menjadi alasan Bulog pusat belum dapat melakukan penyerapan secara keseluruhan.
Rapat teknis berjalan dengan aman, lancar, dan tertib, menandai kesiapan pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam menyukseskan Operasi Pasar Murah.






