Perkuat Solidaritas Korps Adhyaksa, Kejari Tanjab Timur Ikuti Munas PERSAJA Tahun 2026

oleh -18 Dilihat

MUARA SABAK – Dalam rangka memperkokoh jiwa korsa dan meningkatkan profesionalisme para pengabdi hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur turut serta dalam agenda besar organisasi profesi Jaksa di Indonesia. Melalui momentum ini, diharapkan persatuan para Jaksa semakin solid dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Pada Rabu, 15 April 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di Ruang Vidcon Kantor Kejari Tanjung Jabung Timur, jajaran pimpinan dan fungsional menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 secara daring.

Kehadiran Delegasi Kejari Tanjab Timur

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen kunci di lingkungan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, antara lain:

  • Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H. (Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur);

  • Sakti Yuharbi, S.H. (Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur di Nipah Panjang);

  • Para Kepala Seksi (Kasi);

  • Para Kepala Sub Seksi (Kasubsi);

  • Serta seluruh Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur.

Fokus Munas: Transformasi Organisasi dan Perlindungan Profesi

Munas PERSAJA 2026 ini menjadi wadah strategis bagi para Jaksa di seluruh Indonesia untuk membahas agenda-agenda penting, di antaranya:

  1. Penguatan Marwah Institusi: Menegaskan kembali peran Jaksa sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum yang berintegritas.

  2. Perlindungan Hukum bagi Jaksa: Memperkuat mekanisme perlindungan bagi Jaksa dalam menjalankan tugas profesi dari berbagai bentuk intervensi maupun ancaman.

  3. Modernisasi Profesi: Adaptasi organisasi PERSAJA terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam mendukung kinerja penuntutan.

  4. Kesejahteraan Jaksa: Pembahasan program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pengembangan kompetensi anggota secara berkelanjutan.

Komitmen Satu dan Tak Terpisahkan

Kajari Tanjung Jabung Timur, Dr. Beny Siswanto, menyampaikan bahwa Munas ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga doktrin Een En Onverdeelbaar. “PERSAJA adalah rumah bagi kita semua. Munas ini memastikan bahwa setiap langkah Jaksa di daerah selaras dengan cita-cita besar institusi untuk menghadirkan keadilan yang humanis dan berwibawa di tengah masyarakat,” ujar beliau.

No More Posts Available.

No more pages to load.