Rapat Persiapan Tanggap Darurat Bencana Karhutla dengan agenda Penetapan Status Darurat Karhutla 2024

oleh -1919 Dilihat

Pada hari Senin 9 September 2024 sekira pukul 10.30 sampai dengan selesai di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur. Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur diwakili oleh Jaksa Fungsional Intelijen (Fikry Fachlevi,S.H.) telah menghadiri Rapat Persiapan Tanggap Darurat Bencana Karhutla dengan agenda Penetapan Status Darurat Karhutla 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh : Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur (H. Robby Nahliansyah,S.H), Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Timur (Sapril,S.I.P), Dandim 0419/Tanjab (Letna Kolonel Dwi Sutaryo, S.E.,M.Han), Kabag OPS POLRES Tanjung Jabung Timur (M.Gea), Kasat POL-PP Tanjung Jabung Timur (Zulfaisyal,S.A.P), Kepala BPBD Tanjung Jabung Timur (Helmi.A), Beberapa Kepala Dinas dan Perwakilan OPD Kab. Tanjung Jabung Timur, Perwakilan Pihak PT.Petrochina

Keadaan di Lapangan di Desa Catur Rahayu,Kec. Dendang sekarang ada 7 unit eskavator dan kebutuhan BBM perhari adalh 250 liter Solar,dan 200 liter Pertamax setiap harinya. Dengan keadaan sebelumya,ada 225 personel gabungan setiap harinya dan sekarang telah ditambahkan menjadi 240 personel yang terdiri dari TNI,POLRI,BPBD,MPA (Masyarakat Peduli Api),Manggala Agni,dan Pihak dari PT.WKS dan PT.Petrochina

Dandim 0419/Tanjab menyatakan Api telah masuk ke wilayah Tanjung Jabung Timur sejak 26 Agustus 2024 lalu dan juga telah berkoordinasi dengan semua unsur terkait pemadaman Karhutla di Kab. Tanjung Jabung Timur seperti POLRI,BPBD,Pihak Kec. Dendang,dan Pihak Desa Catur Rahayu

Adanya bantuan dari pihak PetroChina seperti bantuan alat berat dan Kiriman bahan bakar Solar. Dandim mengatakan seluruh personel di lapangan membutuhkan adanya support dan bantuan dari para pihak OPD dan Penerintah Daerah terkait pemadaman Karhutla

-Bahwa Pihak Kejaksaan diwakili Jaksa Fungsional Intelijen menyatakan permohonan maaf karena belum bisa mengirim personel ke lapangan secara langsung,Pihak Kejaksaan juga menyatakan siap membantu dari segi penegakan hukum dan pengumpulan informasi

Pihak Polres menyatakan sejauh ini ada 19 titik kebakaran,dan 4 dari titik tersebut telah ditangkap pelaku yang diduga menyebabkan terjadinya Kebakaran Hutan dan Laha. dan  Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Catur Rahayu akan ditangani oleh Provinsi,karena kebakaran tersebut sudah berada pada lebih dari 1 Kabupaten. Sejauh tahun 2024,jumlah area lahan yang terbakar di Kab. Tanjung Jabung Timur adalah 96 Hektare,dengan area paling luas berada di Desa Catur Rahayu seluas 30 Hektare

 

No More Posts Available.

No more pages to load.