Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkrit Pengendalian Inflasi di Daerah

oleh -2355 Dilihat

Pada hari Rabu tanggal 3 Januari 2024 jam 08:00 WIB s.d selesai bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkrit Pengendalian Inflasi di Daerah yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri melalui Zoom Meeting.

Kegiatan Rapat Koordinasi secara virtual dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D
Daerah Tanjung Jabung Timur dihadiri secara virtual oleh:
– Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur diwakili Jaksa Fungsional bidang Datun (Widya Ulfa, S.H)
– Kepala Kepolisian Resort Tanjung Jabung Timur diwakili (Jhon Sirait)
• Kepala Dinas Perhubungan (diwakili)
• Kepala Dinas Perindag (M. Awaluddin)
– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanjabtim diwakili (Alza Deniza Raihan)
– Kepala Bagian PSDA Setda Kab. Tanjab Timur (Hamida. S.E)
– Analis Perdagangan Bagian PSDA (Fathudin, S.Ip)
– Perwakilan dari Badan Pusat Statistik Kab. Tanjab Timur

Bahwa tinjauan inflasi dari Badan Pusat Statistik Pada Desember 2023 dimana inflasi sebesar 0,41%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan inflasi Desember tahun 2021 dan 2022. Realisasi Inflasi tahun 2023 sebesar 2,61%, lebih rendah dibandingkan inflasi tahun 2022.

-Bahwa Mendagri memberikan 6 arahan dan penekanan dalam mengatasi permasalahahan inflasi yakni:
1. LAKUKAN GERAKAN TANAM, untuk mengatasi permasalahan terutama kenaikan harga pada cabai rawit, cabai merah. Terutama pada daerah – daerah yang mengalami kenaikan pada komoditas cabai rawit, cabai merah.
2. PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA KELUARGA PENERIMA MANFAAT AGAR TEPAT SASARAN, melalui cek langsung ke lapangan, lakukan cek data by name by address agar pendistribusian bantuan baik bantuan sosial maupun bantuan lainnya dapat tepat sasaran
3. KAMPANYEKAN TIDAK BOROS PANGAN untuk menghemat pasokan bahan pangan serta budayakan untuk belanja bijak artinya belanja sesuai dengan kebutuhan
4. LAKUKAN REKONSILIASI DATA, mengintegrasi data-data baik yang ada Kementerian Pertanian kemudian di Badan Pangan di Bulog Kementerian Perdagangan di daerah-daerah juga agar datanya direkonsiliasi sehingga betul-betul bisa kita mengintervensi secara tepat
5. MELAKUKAN GERAKAN STABILISASI PASOKAN DAN HARGA PANGAN. Dengan cek ketersediaan stok, awasi sistem dan jalur distribusi, tingkatkan cadangan pangan (kalau memang kurang lakukan kerja sama dengan daerah surplus untuk memenuhi kebutuhan pasokan pangan), mengingat mendekati tahun politik, maka perlu adanya intervensi betul terhadap pangan
6. GERAKAN PANGAN LOKAL. Kampanyekan kembali dan lakukan sosialisasi makan makanan pokok yang sehat, rendah gula dan berbasis lokal seperti sagu, singkong, ubi jalar, patatas dan keladi.

Solusi dalam penanganan inflasi dibutuhkan dukungan dan langkah-langkah strategis dari seluruh instansi pusat hingga daerah.

Kegiatan berjalan khidmat, aman dan tertib.

No More Posts Available.

No more pages to load.