TANJUNG JABUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor untuk memastikan keamanan dan stabilitas wilayah menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Rakor tersebut dilaksanakan pada Selasa, 09 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur.
Fokus Utama: Empati Nasional dan Kesiapsiagaan Bencana
Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., dan didampingi oleh Sekertaris Daerah, H. Sapril.
Beberapa poin krusial yang menjadi kesimpulan rapat adalah:
-
Imbauan Nataru Sederhana: Pelaksanaan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 diimbau untuk tidak dilakukan secara berlebihan. Imbauan ini didasarkan pada rasa empati dan penghormatan terhadap korban bencana nasional yang baru-baru ini terjadi di beberapa wilayah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
-
Stabilitas Pangan Terjamin: Seluruh instansi terkait melaporkan bahwa ketersediaan pangan, stabilitas harga, serta mobilisasi barang dan jasa dalam rangka Nataru berada dalam kondisi terkendali. Distribusi dilaporkan berjalan baik tanpa hambatan signifikan.
-
Kesiapsiagaan Bencana: Penanganan potensi bencana alam hidrometeorologi di Tanjab Timur berjalan baik. Wilayah kabupaten dilaporkan tidak mengalami cuaca ekstrem dan seluruh titik rawan telah berada dalam pemantauan serta mekanisme respons cepat.
Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur turut hadir dalam koordinasi strategis ini, diwakili oleh Kamila Dhelivia, S.H. (Jaksa Fungsional), bersama seluruh peserta undangan rapat dari jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan Rakor berjalan dengan aman, lancar, dan tertib, menegaskan komitmen Pemda dan aparat penegak hukum untuk menciptakan suasana Nataru yang aman dan kondusif.






