Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur Gelar Rapat Pengamanan Pembangunan Puskesmas Sungai Lokan
Tanjung Jabung Timur — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur menggelar Rapat Entry Meeting Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) untuk proyek pembangunan Puskesmas Sungai Lokan. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kejari Tanjung Jabung Timur pada Senin, 8 September 2025, pukul 10.30 WIB.
Rapat ini bertujuan untuk mengawal proyek pembangunan strategis agar terhindar dari masalah hukum, baik pidana, perdata, maupun administrasi. Selain itu, pengawalan ini juga memastikan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, dengan mutu dan kualitas yang baik, serta terhindar dari kerugian keuangan negara.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengawalan PPS adalah tugas pokok seksi intelijen. “Kejaksaan tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga bagian dari pemerintahan. Kami akan mendampingi kegiatan ini sampai selesai, bukan hanya formalitas,” ujarnya. Dr. Beny juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Kesehatan dan tim PPS Kejari.
“Pemberian dokumen atau data yang diperlukan jangan dipersulit, agar kami dapat melakukan deteksi dini untuk mencegah penyimpangan,” tambahnya. Rencananya, tim Kejari juga akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek untuk memantau kemajuan pembangunan.
Tantangan dan Progres Proyek
PLT. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Fran Sapriadi, menyampaikan bahwa kontrak proyek telah dimulai sejak 28 Agustus dengan masa pengerjaan 120 hari kalender. Ia menyebutkan, tantangan terbesar adalah cuaca dan pasang surut air laut yang cukup besar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan agar tidak terjadi keterlambatan sesuai linimasa pekerjaan,” kata Fran. Ia juga menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai acuan agar tidak terjadi kesalahan langkah.
Sementara itu, perwakilan dari pihak penyedia melaporkan bahwa proyek Pembangunan Puskesmas Sungai Lokan dengan pagu anggaran Rp3.420.000.000,00, telah berjalan selama 11 hari. Progres pengerjaan saat ini telah memasuki minggu ketiga dengan realisasi sebesar 2,54%.
Kegiatan entry meeting ini merupakan tindak lanjut dari Pedoman Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pengamanan Pembangunan Strategis dan berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib, serta berakhir pada pukul 12.10 WIB.







