Perkuat Fungsi Intelijen Jelang Akhir Tahun, Kajari Tanjab Timur Ikuti Pengarahan Virtual dari Plt. Sesjam Intel Kejaksaan RI

oleh -500 Dilihat

TANJUNG JABUNG TIMUR – Dalam rangka penguatan kinerja dan fungsi intelijen penegakan hukum di penghujung tahun 2025, jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur mengikuti agenda pengarahan strategis dari tingkat pusat.

Pada Senin, 29 Desember 2025, pukul 09.20 WIB, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H., bersama jajaran Intelijen mengikuti Zoom Meeting pengarahan Jaksa Agung Muda Intelijen yang bertempat di Aula Kejari Tanjung Jabung Timur.

Turut hadir mendampingi Kajari dalam kegiatan tersebut:

  • Rahmad Abdul, S.H. (Kepala Seksi Intelijen)

  • Kepala Sub Seksi (Kasubsi) I dan II Intelijen

  • Serta seluruh Staf Bidang Intelijen Kejari Tanjung Jabung Timur.

Fokus Pengarahan dan Penguatan Kinerja

Kegiatan pengarahan ini dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjam Intel) Kejaksaan RI, Sarjono Turin, S.H., M.H. Dalam arahannya, pimpinan menekankan beberapa poin krusial bagi jajaran intelijen di seluruh Indonesia, di antaranya:

  1. Evaluasi Capaian Kinerja 2025: Meninjau sejauh mana efektivitas fungsi intelijen dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas nasional sepanjang tahun.

  2. Kesiapsiagaan Akhir Tahun: Peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) menjelang pergantian tahun 2026.

  3. Netralitas dan Integritas: Menginstruksikan kepada seluruh insan Adhyaksa untuk tetap menjaga muruah institusi melalui sikap profesionalisme yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Komitmen Intelijen Kejari Tanjab Timur

Kajari Tanjab Timur, Dr. Beny Siswanto, menegaskan bahwa seluruh arahan yang disampaikan oleh Plt. Sesjam Intel akan segera diimplementasikan sebagai pedoman kerja di wilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Bidang Intelijen diharapkan tetap menjadi “indera” bagi pimpinan dalam memetakan potensi kerawanan sosial maupun hukum di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan khidmat, mencerminkan soliditas garis komando antara pusat dan daerah dalam mewujudkan institusi Kejaksaan yang responsif dan terpercaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.