MUARA SABAK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur terus berakselerasi dalam melakukan transformasi birokrasi. Sebagai bagian dari upaya meraih kepercayaan publik yang berkelanjutan, penguatan pada sektor pelayanan dan validitas data survei menjadi prioritas utama guna memastikan setiap inovasi yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Pembinaan Kantor Kejari Tanjung Jabung Timur, jajaran fungsional dan struktural mengikuti kegiatan asistensi daring melalui Zoom Meeting bertajuk “Halo RB” Edisi Maret 2026.
Fokus Utama: Integritas Survei dan Kualitas Layanan
Kegiatan asistensi ini mengusung tema strategis: “Penguatan Integritas Survei dan Kualitas Pelayanan Publik”. Beberapa poin krusial yang dibahas dalam pertemuan virtual tersebut meliputi:
-
Validitas Survei Kepuasan Masyarakat (SKM): Menekankan pentingnya integritas dalam pengambilan data survei agar potret pelayanan publik yang dihasilkan bersifat objektif dan bebas dari bias.
-
Peningkatan Standar Pelayanan: Membedah indikator-indikator pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan transparan sesuai dengan standar Reformasi Birokrasi nasional.
-
Digitalisasi Layanan: Mendorong optimalisasi platform digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap informasi dan layanan hukum di daerah.
Komitmen Reformasi Birokrasi
Melalui asistensi “Halo RB” ini, Kejari Tanjung Jabung Timur mendapatkan panduan teknis terbaru untuk melakukan evaluasi mandiri terhadap unit-unit pelayanan. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap masukan dari masyarakat melalui instrumen survei menjadi dasar bagi perbaikan kebijakan internal secara berkelanjutan.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, melalui perwakilan di Ruang Pembinaan, menegaskan bahwa integritas survei adalah cermin nyata kinerja institusi. “Kita tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa pelayanan yang kita berikan benar-benar berkualitas dan tulus. Melalui Halo RB ini, kami kembali mempertajam strategi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” pungkasnya.






